4G+ Adalah: Pengertian, Kecepatan, dan Perbedaan dengan 4G

4g adalah

TL;DR

4G+ adalah sebutan untuk jaringan LTE-Advanced (LTE-A), versi yang lebih canggih dari 4G standar. Secara teknis, 4G+ mampu mencapai kecepatan download hingga 1.000 Mbps secara teoritis, jauh di atas 4G biasa yang maksimal sekitar 150 Mbps. Indikator 4G+ di layar ponsel muncul saat perangkat terhubung ke menara BTS yang mendukung LTE-Advanced. Kecepatan aktual yang dirasakan tetap bergantung pada kondisi jaringan dan kepadatan pengguna di area tersebut.

Pernahkah Anda melihat simbol “4G+” di pojok atas layar ponsel dan bertanya-tanya apa bedanya dengan “4G” biasa? Tanda plus kecil itu ternyata bukan sekadar hiasan. Simbol 4G+ menandakan bahwa ponsel Anda sedang terhubung ke jaringan generasi lebih tinggi yang seharusnya memberikan kecepatan lebih baik. Tapi seberapa besar perbedaannya, dan apakah itu terasa di penggunaan sehari-hari? Inilah penjelasannya.

Apa Itu 4G+

4G+ adalah nama komersial untuk teknologi jaringan yang secara teknis disebut LTE-Advanced atau LTE-A. Ini adalah pengembangan dari standar 4G LTE yang sudah lebih dahulu ada. Jika 4G LTE adalah generasi keempat jaringan seluler, maka 4G+ adalah penyempurnaan dari generasi keempat itu tanpa melompat penuh ke 5G.

LTE-Advanced distandarisasi pada tahun 2010 sebagai bagian dari spesifikasi Release 10 yang diterbitkan oleh 3GPP (3rd Generation Partnership Project), badan standarisasi yang mengatur perkembangan teknologi jaringan seluler secara global. Teknologi ini dirancang untuk memenuhi persyaratan IMT-Advanced dari International Telecommunication Union (ITU), yang menetapkan standar minimum bagi jaringan yang bisa disebut “benar-benar 4G.”

Operator seluler berbeda-beda dalam menamai teknologi ini: ada yang menggunakan istilah 4G+, ada yang menyebutnya LTE-A, dan ada pula yang hanya menampilkan “LTE” tanpa tanda plus. Tapi di balik berbagai nama itu, teknologi dasarnya sama.

Kecepatan 4G+ vs 4G Biasa

Perbedaan kecepatan antara 4G dan 4G+ cukup signifikan, setidaknya di atas kertas. 4G LTE standar memiliki kecepatan download teoritis maksimum sekitar 150 Mbps dan upload sekitar 50 Mbps. Sementara 4G+ atau LTE-Advanced bisa mencapai download hingga 1.000 Mbps (1 Gbps) dan upload hingga 500 Mbps menurut spesifikasi teknis LTE-Advanced.

Perbedaan sebesar itu dimungkinkan oleh beberapa teknik yang diterapkan dalam LTE-Advanced:

  • Carrier Aggregation: Menggabungkan beberapa frekuensi (carrier) sekaligus sehingga kapasitas jalur data meningkat. Ini seperti membuka beberapa jalur di jalan tol sekaligus, bukan hanya satu.
  • MIMO yang Lebih Canggih: Multiple Input Multiple Output dengan lebih banyak antena, memungkinkan lebih banyak data dikirim dalam waktu yang sama.
  • Coordinated Multipoint (CoMP): Beberapa menara BTS bekerja bersama untuk melayani satu perangkat, mengurangi interferensi dan meningkatkan stabilitas koneksi.

Baca juga: Cara Jualan Online Makanan: Panduan Lengkap untuk Pemula

Kenapa Kecepatan Aktual Jauh di Bawah Angka Teoritis

Kecepatan teoritis 1.000 Mbps jarang sekali bisa dicapai di dunia nyata, bahkan oleh jaringan 4G+ terbaik sekalipun. Ada beberapa alasan mengapa angka aktual yang Anda rasakan jauh lebih rendah.

Pertama, kapasitas yang dibagi. Satu menara BTS melayani semua pengguna di sekitarnya sekaligus. Semakin banyak pengguna yang aktif di area yang sama, semakin kecil porsi kapasitas yang masing-masing pengguna dapatkan. Di pusat keramaian seperti mal atau stadion, koneksi bisa jauh lebih lambat meski jaringan secara teknis adalah 4G+.

Kedua, kondisi fisik. Gedung bertingkat, dinding tebal, atau medan yang berbukit bisa memperlemah sinyal. Kecepatan yang Anda dapat di lapangan terbuka bisa berbeda jauh dengan yang Anda dapat di dalam ruangan atau di basement.

Ketiga, kemampuan perangkat. Tidak semua ponsel mampu memanfaatkan semua fitur LTE-Advanced. Beberapa ponsel hanya mendukung carrier aggregation dua pita frekuensi, sementara model yang lebih baru bisa mendukung empat atau lima pita sekaligus. Ini memengaruhi kecepatan maksimum yang bisa dicapai perangkat Anda.

Apakah 4G+ Sudah Tersedia di Indonesia

Ya, jaringan 4G+ atau LTE-Advanced sudah dioperasikan oleh operator-operator besar di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Untuk mengetahui apakah Anda sedang terhubung ke jaringan 4G+, cukup lihat indikator sinyal di layar ponsel. Jika tertulis “4G+” atau “LTE-A”, berarti ponsel Anda terhubung ke jaringan yang lebih cepat itu.

Perlu diingat, meski jaringan 4G+ tersedia, ponsel Anda tetap harus mendukung teknologi LTE-Advanced untuk bisa memanfaatkannya. Ponsel yang hanya mendukung 4G LTE standar akan tetap terhubung ke 4G biasa meski berada di area dengan cakupan 4G+.

4G+ vs 5G: Apakah Masih Relevan

Dengan 5G yang mulai hadir di beberapa kota besar Indonesia, pertanyaan yang wajar muncul adalah apakah 4G+ masih relevan. Jawabannya: ya, masih sangat relevan untuk sebagian besar pengguna di Indonesia saat ini. Cakupan 5G masih sangat terbatas secara geografis, dan ponsel berteknologi 5G masih berada di segmen harga yang lebih tinggi.

4G+ dengan kemampuannya yang sudah jauh di atas 4G standar masih mampu melayani hampir semua kebutuhan internet sehari-hari: streaming video beresolusi tinggi, video call, gaming online, hingga transfer file berukuran besar. Bagi kebanyakan pengguna, perbedaan antara 4G+ dan 5G dalam penggunaan sehari-hari tidak akan terlalu terasa, setidaknya sampai infrastruktur 5G dan ekosistem perangkatnya benar-benar matang.

Simbol 4G+ di layar ponsel Anda adalah penanda bahwa teknologi jaringan di sekitar Anda sudah berada di level yang lebih tinggi. Seberapa cepat koneksi yang Anda rasakan tetap bergantung pada banyak faktor, tapi ponsel yang terhubung ke 4G+ setidaknya punya modal kecepatan yang lebih baik untuk melayani aktivitas digital Anda sehari-hari.

Scroll to Top